5 Ahli Teori Interaksionisme Simbolik Terkemuka
Teori interaksionisme simbolik merupakan teori yang menekankan bahwa manusia membentuk makna melalui proses komunikasi dan berfokus pada pentingnya konsep diri dan persepsi individu yang dipengaruhi oleh interaksi dengan orang lain.
Berikut adalah 5 ahli teori Interaksionisme Simbolik beserta isi teorinya:
George Herbert Mead
Mead adalah salah satu tokoh utama dalam Interaksionisme Simbolik. Teorinya berfokus pada konsep "self" (diri) dan peran simbolik dalam pembentukan identitas individu. Menurut Mead, individu membentuk konsep diri mereka melalui interaksi dengan orang lain dalam masyarakat. Dia juga mengemukakan konsep "saya" (me) yang mencerminkan peran yang diinternalisasi dari perspektif orang lain, dan "aku" (I) yang merupakan ekspresi spontan dan kreatif dari diri individu.
Herbert Blumer
Blumer adalah seorang sosiolog yang juga memainkan peran penting dalam mengembangkan teori Interaksionisme Simbolik. Dia menggambarkan interaksionisme simbolik sebagai suatu perspektif dan metode penelitian yang memusatkan perhatian pada makna simbolik yang diberikan individu pada tindakan dan perilaku sosial. Blumer menekankan pentingnya memahami perspektif individu dalam memahami realitas sosial.
Erving Goffman
Goffman adalah seorang sosiolog yang berkontribusi dalam memahami interaksi sosial dalam konteks interaksionisme simbolik. Dia mengembangkan konsep dramaturgi sosial yang menggambarkan interaksi sosial sebagai suatu pertunjukan teater. Goffman menekankan pentingnya peran, penampilan, dan impresi yang diberikan dalam interaksi sosial.
Charles Horton Cooley
Cooley memperkenalkan konsep "cermin diri" atau "looking-glass self" yang berhubungan dengan pembentukan identitas melalui persepsi orang lain. Menurut Cooley, individu membentuk gambaran tentang diri mereka sendiri berdasarkan bagaimana mereka percaya orang lain memandang dan menilai mereka.
Anselm Strauss
Strauss adalah seorang sosiolog yang bekerja dengan konsep-konsep interaksionisme simbolik dalam pengembangan metode penelitian kualitatif. Dia mengembangkan metode analisis grounded theory yang digunakan untuk memahami proses interaksi sosial dan makna simbolik yang terlibat di dalamnya.
Itulah 5 ahli teori Interaksionisme Simbolik dalam pembahasan kali ini. Setiap ahli teori ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan Interaksionisme Simbolik dan memperluas pemahaman kita tentang interaksi sosial, makna simbolik, dan pembentukan identitas individu dalam konteks sosial.
Tidak ada komentar untuk "5 Ahli Teori Interaksionisme Simbolik Terkemuka"
Posting Komentar